Teknologi Satelit Apple untuk Transmisi Data Nirkabel iPhone

Menurut laporan terbaru, Apple kemungkinan tidak akan memproduksi perangkat keras satelitnya sendiri. Sebaliknya, perusahaan ini mungkin sedang mengembangkan perangkat transmisi atau peralatan berbasis darat untuk memanfaatkan transmisi data dari peralatan komunikasi orbital. Teknologi ini dapat memungkinkan pengiriman data langsung ke perangkat Apple, atau memungkinkan koneksi antar perangkat tanpa perlu jaringan operator seluler. Selain itu, teknologi ini bisa digunakan untuk menyediakan layanan lokasi yang lebih akurat demi peta dan panduan yang lebih baik.
Apple dikabarkan telah merekrut eksekutif dan insinyur dari industri dirgantara dan satelit, termasuk Michael Trela dan John Fenwick, alumni Skybox Imaging, yang memimpin tim ini. Keduanya sebelumnya memimpin divisi satelit dan antariksa di Google. Rekrutan baru juga mencakup Ashley Moore Williams, mantan eksekutif di Aerospace Corporation, serta personel kunci dari industri jaringan nirkabel dan jaringan pengiriman konten.
Peluang Jaringan Data dari Luar Angkasa
Di sisi lain, ide menghadirkan jaringan data dari luar angkasa langsung ke perangkat memang terdengar tidak masuk akal, mengingat kebanyakan satelit komunikasi data memerlukan stasiun bumi untuk menyampaikan informasi ke perangkat akhir. Namun, konsep ini sebenarnya bukanlah hal baru. Sebelumnya, kami telah membahas tentang Ubiquitlink, sebuah perusahaan yang fokus membangun konstelasi satelit komunikasi di orbit rendah Bumi yang dapat berkomunikasi langsung dengan ponsel.
Tujuan awal Ubiquitlink adalah memberikan jaringan komunikasi satelit langsung yang melengkapi layanan operator iPhone reguler. Perusahaan rintisan ini berharap dapat menyediakan roaming global dengan tingkat koneksi yang mungkin tidak secepat jaringan berbasis darat, namun cukup untuk komunikasi dasar dan tidak tergantung pada infrastruktur lokal. Jaringan ini juga bisa berfungsi sebagai cadangan yang memastikan bahwa apapun status jaringan utama Anda, Anda tetap dapat melakukan operasi yang tidak memerlukan banyak data, seperti mengirim pesan teks dan melakukan panggilan.
Walaupun masih banyak hal yang belum diketahui seputar apa yang sedang dikerjakan Apple atau apa hasil akhirnya nanti, kemungkinan adanya konektivitas yang selalu aktif yang terintegrasi dengan iPhone sangat menarik. Ini bisa menyediakan akses terus-menerus ke fitur seperti iMessage, panggilan suara, dan navigasi, sementara aplikasi yang membutuhkan data lebih besar tetap menggunakan paket operator standar Anda.
